Nasional Nasional
H Amir Dorong Penguatan Kader dan Struktur Partai Rakyat Indonesia hingga Tingkat Daerah
Super Admin
Sedang dibaca 0 orang
H Amir, Ketua OKK DPP PRI, menegaskan penguatan kader dan konsolidasi struktur organisasi hingga daerah sebagai langkah membangun partai yang mewakili aspirasi rakyat.
JAKARTA — Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPP Partai Rakyat Indonesia (PRI), H Amir, menegaskan pentingnya penguatan organisasi dan konsolidasi kader untuk membangun PRI sebagai partai yang mampu menampung serta menyampaikan aspirasi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan H Amir dalam wawancara yang membahas langkahnya bersama PRI, penguatan struktur organisasi, kesiapan menghadapi tahapan Pemilu, serta pandangannya mengenai peran partai politik dalam kehidupan demokrasi.
Menurut Amir, keputusan bergabung dengan PRI memiliki keterkaitan dengan harapannya agar partai tersebut dapat menjadi wadah bagi masyarakat dalam menyampaikan berbagai kebutuhan dan aspirasi.
Ia mengatakan dirinya berasal dari lingkungan masyarakat sehingga memiliki harapan agar PRI tidak hanya membangun struktur organisasi, tetapi juga hadir melalui kerja nyata di tengah masyarakat.
“Saya lahir dari rakyat. Karena itu, ketika bergabung dengan Partai Rakyat Indonesia, harapan saya partai ini benar-benar menjadi partai yang mewakili rakyat, menyampaikan segala aspirasi dan kebutuhan masyarakat,” ujar Amir.
Fokus pada Konsolidasi Organisasi
Sebagai Ketua OKK DPP PRI, Amir menyebut konsolidasi organisasi menjadi salah satu fokus yang terus dilakukan. Penguatan dilakukan dengan membangun dan memperkuat struktur kepengurusan mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota.
Ia menilai keberadaan struktur organisasi perlu diikuti dengan aktivitas dan kerja nyata para kader. Menurutnya, menjadi bagian dari partai politik tidak cukup hanya dengan tercantum dalam susunan kepengurusan.
Dalam menghadapi tahapan Pemilu mendatang, Amir menyampaikan bahwa PRI terus mempersiapkan kelengkapan organisasi dan administrasi yang diperlukan untuk mengikuti proses verifikasi.
Ia menyebut kepengurusan PRI telah terbentuk di 38 provinsi. Sementara itu, dari total 514 kabupaten dan kota di Indonesia, menurut Amir, hampir 500 kepengurusan DPC telah terbentuk.
“Kami terus melakukan konsolidasi dan promosi. Legalitas partai sudah ada, termasuk SK Kementerian Hukum. Kami juga terus melengkapi kantor-kantor kepengurusan di daerah. Kami optimistis bisa lolos verifikasi,” katanya.
Verifikasi Menjadi Prioritas
Terkait target politik PRI, Amir menyebut adanya target 50 kursi legislatif yang sebelumnya disampaikan Ketua Umum DPP PRI Muhammad Nazaruddin.
Namun, menurut Amir, prioritas organisasi saat ini adalah memastikan PRI dapat memenuhi seluruh persyaratan sebagai peserta Pemilu.
“Target 50 kursi memang disampaikan ketua umum. Tetapi bagi saya, yang paling penting adalah PRI lolos verifikasi dan bisa mengikuti pemilu. Setelah itu, kami akan berjuang meraih suara rakyat,” ujarnya.
Amir mengatakan konsolidasi di daerah akan terus dilakukan sebagai bagian dari persiapan organisasi menghadapi tahapan Pemilu.
Pernah Maju sebagai Caleg PPP
Sebelum bergabung dengan PRI, Amir mengungkapkan bahwa dirinya pernah menjadi calon anggota legislatif DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Ia mengatakan dirinya memperoleh suara yang cukup besar dalam pencalonan tersebut, tetapi PPP tidak memenuhi ketentuan untuk menjadi peserta Pemilu sehingga proses politik yang dijalani tidak berlanjut melalui jalur tersebut.
Keputusan bergabung dengan PRI, lanjut Amir, juga dipengaruhi hubungan yang telah terjalin cukup lama dengan Ketua Umum PRI Muhammad Nazaruddin.
“Saya bukan baru mengenal beliau. Sudah lama kami saling mengenal. Karena itu, ketika bergabung dengan PRI, saya ingin ikut berjuang dan memberikan kontribusi nyata untuk membesarkan partai,” katanya.
Program Pemerintah Perlu Dikawal
Dalam pandangannya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Amir menyebut sejumlah program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, pembangunan kampung nelayan, program tiga juta rumah, sekolah gratis, dan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai program yang perlu mendapatkan perhatian dalam pelaksanaannya.
Menurut Amir, PRI mendukung berbagai program pemerintah yang ditujukan untuk masyarakat. Namun, ia juga menilai pengawasan tetap diperlukan agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat kepada masyarakat.
Amir juga berpandangan bahwa keberadaan oposisi tetap penting dalam sistem demokrasi. Menurutnya, oposisi memiliki fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.
“Kalau semua partai mendukung Presiden tanpa adanya oposisi, siapa yang akan melakukan pengawasan? Karena itu, oposisi tetap diperlukan untuk mengawal jalannya pemerintahan,” tuturnya.
Di sisi lain, Amir menyampaikan harapannya agar Presiden Prabowo Subianto dapat melanjutkan kepemimpinan hingga dua periode. Sementara mengenai peluang Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam kontestasi politik berikutnya, ia menyatakan hal tersebut merupakan hak politik yang dapat dijalankan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
PRI Terbuka bagi Berbagai Kalangan
Mengenai komposisi kepengurusan PRI yang turut melibatkan sejumlah purnawirawan TNI dan Polri, Amir menegaskan bahwa partainya terbuka bagi berbagai kalangan.
Ia menyebut praktisi, tokoh masyarakat, maupun masyarakat umum dapat bergabung selama memiliki kesamaan visi dan keinginan untuk berkontribusi dalam perjuangan politik partai.
Menurut Amir, pengalaman para purnawirawan juga dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan organisasi.
“Partai Rakyat Indonesia terbuka bagi siapa saja. Bukan hanya purnawirawan, tetapi juga praktisi dan masyarakat umum yang memiliki kesamaan visi serta ingin berjuang bersama,” jelasnya.
Olahraga sebagai Sarana Dekat dengan Masyarakat
Selain aktivitas organisasi, Amir juga menyampaikan keterlibatannya dalam kegiatan sosial dan olahraga di daerah asalnya, Sulawesi Tenggara.
Ia mengaku tengah membangun fasilitas lapangan voli di kampung halamannya. Menurutnya, olahraga dapat menjadi ruang interaksi masyarakat sekaligus sarana mempererat hubungan dengan generasi muda.
Amir juga berencana menggelar turnamen voli dengan total hadiah yang diperkirakan mencapai Rp250 juta.
Kegiatan tersebut, kata dia, diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas sekaligus memperkuat hubungan sosial di daerah.
Amir menyebut dirinya sebelumnya pernah terlibat dalam sejumlah organisasi, di antaranya sebagai Ketua Pemuda Santri Indonesia dan anggota Laskar Merah Putih.
Perkuat Basis di Daerah
Amir menilai pembangunan basis dukungan politik tidak dapat dilepaskan dari kerja organisasi di tingkat daerah. Karena itu, konsolidasi kader, pembentukan struktur, serta pendekatan langsung kepada masyarakat akan terus dilakukan.
Ia berharap PRI dapat berkembang menjadi partai yang memiliki struktur organisasi kuat sekaligus mampu memahami kebutuhan masyarakat.
Menurut Amir, keberadaan struktur partai harus dibarengi dengan kemampuan kader dalam menjalankan kerja organisasi dan menyerap aspirasi masyarakat.
“Saya yakin masyarakat di daerah bisa bergabung dengan Partai Rakyat Indonesia. Struktur sudah kami bangun, sekarang tinggal memperkuat konsolidasi dan bergerak lebih luas,” katanya.
Dengan konsolidasi yang terus dilakukan, Amir menyatakan PRI akan berupaya memperluas jaringan organisasi dan memperkuat kesiapan menghadapi tahapan Pemilu mendatang, sembari membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan organisasi dan sosial.
- #partairakyatindonesia
- #muhammadnazaruddin
- #amir